JAKARTA – Kucing merupakan salah satu hewan yang bisa hidup di sekitar manusia. Pernahkah Anda melihat mata kucing dengan tampak menyala ketika di ketaksaan atau di malam hari?

Dilansir dari Petsbest , ternyata timbil bulat besar kucing memang diciptakan untuk beroperasi jauh lebih cantik dalam kondisi kurang cahaya dan gelap dari mata manusia.

Sebagai pemburu yang aktif era fajar dan senja itu ialah momen terbaik untuk mengintai target. Berikut ini beberapa alasan mengapa timbil kucing bersinar dalam kegelapan.

Pertama, lihatlah matanya pada malam hari di kolong lampu yang terang, pupil berbentuk elips bukan melingkar. Saat pada bawah cahaya lampu pupilnya menyempit karena melindungi retina yang sensitif dari kerusakan. Sedangkan saat bentuk gelap pupilnya melebar untuk mengakomodasi pencahayaan yang lebih rendah.

Pupil mau memenuhi matanya sehingga membuat matanya terlihat hampir hitam seluruhnya.

  Kucing merupakan salah satu hewan yang mampu hidup di sekitar manusia.

Kedua, cahaya merah yang tersedia pada mata disebabkan oleh terang yang dipantulkan dari lapisan jaringan yang disebut “tapetum lucidum”.

Istilah Tapetum Lucidum adalah bahasa latin yang berguna “bright carpet”. Lapisan tersebut melapisi bagian belakang bola mata & di bagian belakang retina.

Hal ini berfungsi seperti cermin yang mencerminkan cahaya yang tidak diserap saat meninggalkan retina. Hasilnya adalah cahaya yang menakutkan saat mata kucing menangkap sinar di ruangan gelap.

Menariknya tak semua mata kucing akan berwarna merah di malam hari. Itu semua tergantung dari warna mata asli kucing. Tak hanya merah, kadang-kadang berwarna biru dan kehijauan.

Baca juga: Mengapa saat Supermoon Bulan Tampak Tumbuh?

(ahl)