PENUH hewan unik yang ada di potongan dunia ini. Salah satunya adalah penguin. Hewan penguin termasuk jenis burung akuatik yang tidak bisa terbang.

Hewan penguin umumnya hidup di belahan Bumi utara dengan iklim dingin. Warna tubuh penguin yang putih dan suram (biasanya hitam) digunakan untuk berkamuflase.

Baca juga: Kuburan Penguin Purba Berusia 5. 000 Tahun Ditemukan dalam Antartika  

Tapi ternyata ada sebuah bukti unik di balik lucunya hewan penguin. Penguin memang tidak memiliki indera perasa. Tepatnya penguin kehilangan indera perasa.

Sebuah penelitian mendapati penguin kematian tiga dari lima mengalami yang berbeda. Meski sedang mampu membedakan asin & asam; ternyata rasa elok, pahit, dan umami (gurih) sudah hilang dari indera penguin.

Hewan penguin.

Dalam pengkajian tersebut, para ilmuwan menapis DNA penguin untuk kode genetik yang berpengaruh akan protein yang dipakai indera perasa untuk menguraikan lima rasa berbeda. Anehnya gen yang membuat protein dikenal Trpm5 hilang.

“Studi sebelumnya menyatakan Trpm5 tidak berfungsi pada suhu rendah, jadi hipotesis saya, Antartika yang dingin membina tiga rasa yang memerlukan Trpm5 itu tidak mampu digunakan, ” ungkap pengkaji Jianzhi George Zhang, sebagaimana dilansir laman Mentalfloss .

Baca juga: Banyak Tikus Berkeliaran di Kampung Penguin, Netizen Geram  

Dia juga mengutarakan sejauh ini penguin ialah satu-satunya burung yang kehilangan tiga dari lima rasa dasar.

Kausa lain penguin kehilangan indera perasa karena mereka menelan mangsa dalam keadaan lengkap. Perilaku ini membuat gen perasa penguin menjadi kelewatan.

(han)