JAKARTA – NASA mengumumkan bahwa misi OSIRIS-REx memiliki satu langkah terakhir untuk diselesaikan sebelum melakukan touchdown yang direncanakan pada asteroid Bennu. Misi OSIRIS-REx dimaksudkan buat mengambil sampel dari permukaan asteroid berbatu Bennu.

Mengutip dari Slashgear , Badan antariksa berencana buat melakukan langkah terakhir ini (latihan kedua dari seluruh urutan pendaratan) pada 11 Agustus, mirip dengan latihan Checkpoint yang dilakukan di bulan April. Gladi bersih ini diberi nama ‘Matchpoint’ yang akan menjadi pertama kalinya OSIRIS-REx landas bersama-sama dengan rotasi asteroid.

Sedangkan untuk acara Misi OSIRIS-REx diberi nama Touch-and-GO dengan menujukkan proses pengumpulan sampel. Udara ruang angkasa akan melakukan serangkaian manuver untuk melakukan kontak dengan asteroid, mengumpulkan potongan-potongan material, kemudian mundur dari batuan dan kembali ke orbit.

NASA telah menghabiskan waktu berbulan-bulan mengevaluasi Bennu, termasuk mencari cakap tempat terbaik untuk mendarat untuk sampel, serta lokasi cadangan jika yang pertama tidak berhasil. Tempat target disebut Nightingale, dan motor ruang angkasa akan berada dalam jarak 131 kaki dari latar selama latihan mendatang.

Baca juga: Masya Allah, Tanda-Tanda Kiamat Dijelaskan di dalam Alquran dan Sains

Ini juga akan menjadi satu kesempatan terakhir tim untuk memverifikasi semua sistem yang bakal terlibat dalam proses ini, termasuk memeriksa perangkat keras navigasi & imaging hardware. Tentu saja, awak yang sama akan menganalisis masukan setelah latihan selesai, untuk menetapkan apakah pesawat luar angkasa melangsungkan manuver seperti yang dimaksudkan.

Pada akhirnya, OSIRIS-REx akan kembali ke ‘orbit aman-rumah’ regulernya untuk menunggu acara Touch-and-Go mendatang yang dijadwalkan 20 Oktober.

(ahl)

Loading…