BEBERAPA minggu ini kenaikan pasien Covid-19 memang menunjukkan ledakkan. Banyak diantara kita terpapar Covid-19 akhirnya kudu menjalani isolasi mandiri pasal rumah sakit penuh.

Nah, bagi itu yang ada di sendi tentu bingung akan multivitamin dan obat yang harus dikonsumsi. Kebingunan ini yang kemudian banyak dimanfaatkan sebab penyebar hoax atau informasi palsu.

Salah satunya seperti pesan berantai hidup di media sosial menimpa resep obat yang sanggup digunakan seseorang saat menderita Covid-19. Resep itu diklaim sama seperti obat yang digunakan di rumah lara untuk mengobati para anak obat Covid-19.

Obat

“Kalau ada yg kena covid tidak perlu panik dan tidak harus ke RS kalau memang tidak sungguh-sungguh parah sesak napas sampai perlu ICU dan ventilator, karena saat ini RS khusus covid semua penuh.

 

Bisa diobati tunggal, obat di RS untuk pasien covid seperti tersebut:

– Antibiotik:

azitromycin ataupun zitrothromax 500 mg diminum 10 hari

– Antivirus:

fluvir 75

– Anti batuk dan kluarin riak:

fluimucil 200mg

– Anti radang:

Dexamethasone 0, 5

– Turun panas:

Paracetamol, sanmol

– jgn tegang dan Stress.

Untuk bangun imun diatas 55 thn

Tetap hrs minum multi vitamin C 1000 mg.

D 5000 Iu.

E 400 Iu.

Zinc zat (besi )dan usahakan berjemur matahari pagi hari setidaknya 15 menit.

 

Lianghua sangat bagus untuk menolong meredakan gejala spt batuk darah dan sesak napas diminum 3×4 kapsul sehari

Silahkan di share ke semua yg membutuhkan, semoga dapat membantu dan cepat sembuh

Dokter spesialis paru Erlang Samoedro mengatakan obat harus diberikan sesuai kondisi pasien agar mengurangi risiko efek bibir dari pengonsumsian obat itu.

Oleh sebab itu, masyarakat tidak boleh mengonsumsi obat yang berputar di pesan berantai tersebut secara sembarangan. Dokter Adam Prabata mengatakan obat-obat tersebut dapat memiliki efek bibir pada pengguna jika tak dikonsultasikan kepada dokter.

Baca Selengkapnya: Cek Fakta: Deretan Obat yang Harus Dibeli Masa Isolasi Mandiri

(mrt)