RUPANYA salah satu produsen vaksin Covid-19, asal China, CanSino Biologics Inc’s (CanSinoBIO) diketahui baru saja menggelar uji coba kecil-kecilan terkait vaksin Covid-19 untuk anak.

Dari hasil tes klinis skala kecil tersebut, memperlihatkan hasil bahwa vaksin Covid-19 dosis tunggal (satu dosis) CanSinoBIO dengan ukuran yang lebih rendah membuktikan hasil aman dan membuat respon kekebalan pada anak-anak berusia 6 hingga 17 tahun, seperti dikutip Reuters, Senin (27/9/2021).

  Vaksin Covid-19

Disebutkan lebih lanjut, para-para peneliti memutuskan untuk menurunkan dosis, pasca adanya kira-kira peserta yang mengalami demam dan sakit kepala yang dinilai pada tingkat keparahan 2 (level terendah kedua dari empat tingkat).

Menurut data tambahan temuan peer-review dari uji coba tahap menengah, mas vaksin CanSinoBIO dengan ukuran yang lebih rendah daripada dosis yang disetujui untuk digunakan pada orang dewasa di China tersebut, mendatangkan tingkat antibodi yang lebih tinggi pada anak-anak.

Pada uji jika yang digelar dengan mendaftarkan 150 orang anak-anak serta 300 orang dewasa itu, juga menunjukkan bahwa anak-anak yang diberi satu ukuran lebih rendah memiliki respons antibodi yang lebih berpengaruh daripada orang dewasa yang diberi suntikan booster 56 hari setelah pemberian vaksin dosis pertama.

Namun, seperti yang diterangkan para peneliti dari awak pengendalian penyakit China, CanSinoBIO dan lembaga China lainnya, pembacaan antibodi pada tes klinis ini dikatakan tak menunjukkan sejauh mana vaksin bisa menawarkan perlindungan kepada Covid-19.

Terpaut pemakaiannya pada anak-anak, vaksin CanSinoBIO sendiri diketahui belum mendapatkan lampu hijau di China. Sejauh ini, buat anak-anak dari usia 3 tahun, pemerintah China sudah menyetujui penggunaan vaksin Covid-19 yang dibuat oleh Sinovac and Sinopharm. Tapi vaksinasi untuk anak-anak berusia pada bawah 12 tahun, belum mulai dilakukan di negeri tersebut.

(DRM)