Pusat kebugaran menjadi satu diantara tempat yang terdampak selama pandemi Covid-19. Pusat kebugaran disebut mempunyai potensi besar dalam penularan Covid-19 karena alat-alat olahraga yang dimanfaatkan secara bergantian.

Alhasil sebagian orang berpikir dua kali untuk pergi ke tempat karena takut terinfeksi Covid-19. Namun bagi Anda yang penasaran serta kangen untuk berolahraga di was-was kebugaran, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari transmisi Covid-19. Merangkum dari Asia One, Senin (5/10/2020), berikut lima tipsnya.

  fitnes

1. Hindari pergi pada jam berperan

Jika berolahraga di pusat kebugaran yang aktif selama 24 jam, Anda mampu masuk lebih awal atau belakang untuk menghindari waktu sibuk saat penuh sesak. Sebagian besar sentral kebugaran memiliki fitur pemesanan (Booking). Jadi pastikan tetap menggunakan waktu yang dialokasikan dengan mematuhi patokan yang berlaku.

2. Kenakan pakaian pelindung

Mengenakan logistik yang tepat dapat membantu melindungi Anda saat berada di was-was kebugaran. Pertimbangkan untuk mengenakan baju olahraga lengan panjang untuk melindungi kulit Anda dari virus dan mendekatkannya ke selaput lendir.

3. Gunakan lebih banyak handuk

Pada saat-saat seperti tersebut, sebaiknya gunakan lebih banyak handuk untuk disebarkan ke setiap cara dan satu untuk menyeka keringat dari wajah Anda. Ingatlah untuk tetap menyadari permukaan apa dengan disentuh kain, dan bagian mana yang masih bersih. Seka semua yang peralatan yang Anda gunakan, sebelum dan sesudah menggunakannya.

4. Angkat botol air sendiri

Meminimalkan menyentuh permukaan sebanyak mungkin bisa menjadi solusi yang paling efektif saat ini. Siap bawalah botol minum sendiri, daripada mengambil air di dispenser dengan berpotensi masuknya kuman langsung sejak aliran dispenser.

Baca juga: 6 Potret Pevita Pearce Pamer Otot, Netizen: Ditampol Kelar!

5. Pertimbangkan untuk menunda sementara kelas kebugaran grup

Sirkulasi dan ventilasi hawa sangat penting saat pergi ke pusat kebugara atau studio fitnes. Bergantung pada jenis olahraga dengan dilakukan. Misalnya di kelas ataupun di ruang angkat beban, mungkin ada risiko penularan yang bertambah tinggi.

Aktivitas mengandung dapat menyebabkan sekresi mulut atau hidung ekstra beterbangan. Dan kalau ruangan Anda tidak berventilasi indah kemungkinan Anda tertular virus menyusun secara signifikan.

(DRM. -)