Media baik telah menghabiskan banyak waktu kita. Dan ini menyebabkan Anda mema sedikit waktu dengan orang-orang dalam sekitar Anda. Sebelum adanya media sosial, banyak orang yang mema waktu bersama orang tersayang ataupun menjalin hubungan yang romantis.

Sayangnya, jika Anda termasuk dalam komunitas orang yang menganggap validasi media sosial lebih luhur daripada hubungan nyata dalam hidup Anda, Anda perlu memperbaikinya. Siap apa solusinya? Tidaklah cukup cuma meminta pasangan Anda untuk ‘meletakkan telepon’. Masalahnya lebih dalam sebab itu. Dan untuk benar-benar mengatasi masalah ini, Anda perlu mengalami psikologi tentang cara kerja media digital.

Aplikasi dan platform jalan sosial memberi Anda banyak mengindahkan, memberi Anda rasa pencapaian, dan membuat Anda merasa dicintai. Karenanya, ada tiga hal yang mampu Anda lakukan untuk menyelamatkan ikatan Anda dari teknologi, sebagaimana dilansir dari Times of India pada Selasa (3/11/2020).

1. Rebut kembali perhatian pada hubungan Anda

Pacaran

Dalam hubungan jangka panjang, memberi perhatian satu pas lain akhirnya memudar. Hal-hal lain mulai menuntut waktu dan energi pasangan Anda dan Anda harus kembali merasa puas dengan menjawab mereka yang lebih sedikit.

Ponsel cerdas Anda dirancang untuk memberikan semua perhatian yang Anda butuhkan. Tidak pernah ada hal lain dalam pikirannya. Namun ada satu hal yang sanggup dilakukan pasangan Anda yang tak dapat dilakukan oleh ponsel pandai Anda. Ponsel cerdas Anda tak dapat menikmati Anda.

Dinikmati adalah jenis perhatian unggul yang bisa diminta siapa pula. Yang harus Anda lakukan merupakan menikmati satu sama lain secara egois, melakukan apa saja. Sejenis Anda mulai menikmati pasangan Kamu untuk hal-hal kecil mereka, itu akan bahagia dan akan tiba menikmati Anda juga. Kapasitas Anda untuk menikmati satu sama asing adalah satu-satunya senjata rahasia dengan Anda miliki melawan smartphone.

Baca Juga: Viral Video ‘Kembaran’ Raffi Ahmad Jualan Bakso Ikan, Netizen: Kirain Lagi Ngeprank

2. Luangkan waktu bersama tanpa memegang smartphone

Pacaran

Pikiran manusia gelisah dan terus-menerus membutuhkan tantangan. Sebagian besar dari kita mendambakan rasa penguasaan dengan muncul dari menghadapi rintangan baru dan menaklukkannya. Awal dari suatu hubungan baru melibatkan tantangan, ketidaksepakatan, kesalahpahaman dan konflik.

Mereka akan membuat Anda giat sampai Anda berdua menetap dalam hubungan. Tapi ini bisa mendatangkan masalah bagi kegelisahan pikiran Anda yang selalu membutuhkan rintangan segar. Media sosial kemudian bergegas memasukkan kekosongan itu. Itu membuat budi gelisah Anda dipenuhi dengan kaum atau tantangan lainnya.